Kumpulan Audio Tanya-Jawab Asatidzah Ahlussunnah wal Jama'ah ~

Penjelasan kelompok firqah Khalifah yang mengaku salafy

Pertanyaan

Mohon penjelasannya dengan adanya kelompok firqah Khalifah yang mengaku salafy tapi ada baiat kepemimpinan!

Jawaban


Unduh Audio (212x diputar)

Pemateri

Bagikan

Audio Terkait

Bagaimana pandangan salaf terhadap MTA (Majlis Tafsir Al Quran)?

Min fadhlikum. Apakah keharoman memandang lawan jenis ini dikecualikan dan menjadi boleh […]

Ketika kita diminta mengajari ilmu dunia, seperti ilmu kesehatan, komputer, yang tidak […]

Apakah dalam beragama sehari-hari mencukupkan dengan pendapat atau mahdzab yang shahih itu […]

Terlepas dari pemerintahan muslim, apa yang harus kita persiapkan sebagai ahlussunnah melihat […]

Ada dai sunny salafy gabung dengan hizby mubanthol, bagaimana menyikapinya ?

Ustadz, ada anak-anak dari kalangan surury hizby mondok ditempat kita ustadz

Semoga Allah melindungi antum dan keluarga. Bagaimana solusi untuk membentengi diri dan […]

Apakah dibenarkan membela orang yang sesat dengan dalil -dia telah mengislamkan banyak […]

Bagaimana menyikapi ikhwan salafy yang tidak suka membicarakan penyimpangan?

Audio Terbaru

Ana pernah membaca Syaikh Ibnu Utsaimin rohimahulloh bahwa apabila qunut subuh walaupun […]

Ana mendengar kabar bahwa syiah mengadakan kudeta revolusi wilayatul faqih di Indonesia, […]

Ustadz, bagaimana dengan seorang yang tidak mau hadir di majlis ilmu asatidzah, […]

Apakah disyariatkan ketika sholat jumat khutbahnya dengan berbahasa arab?

Apakah termasuk munafiq orang yang sudah tau dalilnya bahwa yang dilakukan itu […]

Bagaimana jika kami belum mampu mengamalkan ilmu yang sudah didapat, bolehkah kita […]

Ustadz, mohon nasehatnya! Ana termasuk orang yang malas memberi nasehat inkarul munkar […]

Apabila seseorang berniat baik, mentahdzir/memperingatkan si fulan dari kejelekan berdasarkan berita-berita yang […]

Bagaimana kalau pihak waliyul amr/pihak penguasa yang memboikot (hajr)? Apakah otomatis itu […]

Apakah konsekuensinya setelah tahdzir itu sama antara tabdi’/vonis mubtadi’ dengan yang bukan?

Kirim Pertanyaan

Kirim via WhatsApp