Kumpulan Audio Tanya-Jawab Asatidzah Ahlussunnah wal Jama'ah ~

Arti lafadz Barakallahu fiikum, na’am, ikhwani fiddiin a’azzakumullah, al-wala’ wal bara’

Pertanyaan

Ustadz saya mau tanya, tapi sebelumnya saya mau memperkenalkan diri, saya termasuk baru ngaji salaf, dulu pernah di N, M, dan di jamus, tapi dikajian salaf saya jan asing tenan ustadz. Kadang ngomong baarokallahu fiikum, na’am, ikhwani fiddiin a’azzakumullah, al-wala’ wal bara’, itu artinya apa ya ustadz ? Sejak dulu waktu ngaji di N jarang dengar kata-kata itu ustadz.

Jawaban


Unduh Audio (92x diputar)

Pemateri

Bagikan

Audio Terkait

Bolehkah memuji kebaikan yang dilakukan oleh penguasa yang kafir? Misalnya ketegasannya anti […]

Apakah dalam beragama sehari-hari mencukupkan dengan pendapat atau mahdzab yang shahih itu […]

Apakah kaedahnya sama antara mentahdzir ahlul bid’ah dengan yang bukan ahlul bid’ah?

Dimanakah letak penyimpangan dai-dai TV RODJA dan Dzulqarnain hingga harus di jauhi […]

Bolehkah menjual produk-produk hizby seperti siwak dan sebagainya, jubah, gamis ?

Mohon dijelaskan syubhat yang mengatakan -tahdzir itu adalah ghibah dan dapat memecah […]

Apakah ada kaidah-kaidah sebelum mentahdzir seperti menasehatinya?

Apakah kita boleh mengisi ceramah di tempat firqoh yang menyimpang?

Ustadz tolong jelaskan tentang ikhtilath, ana dengar ada yang diharamkan ada juga […]

Jika terjadi sesuatu permasalahan dalam dakwah apakah terkait dengan ikhwah atau seorang […]

Audio Terbaru

Ustadz bagaimana sikap kita kepada pendemo 212 mengatakan bahwa salafy tidak berjuang […]

Seorang tokoh hizbiyin benarkah katanya menyatakan salafy sekarang ini adalah murjiah modern?

Apa hukumnya demonstrasi jika pemerintah mengizinkan dengan syarat-syarat?

Terlepas dari pemerintahan muslim, apa yang harus kita persiapkan sebagai ahlussunnah melihat […]

Kenapa pondok salafy tidak mengajarkan pancasila?

Ada dai sunny salafy gabung dengan hizby mubanthol, bagaimana menyikapinya ?

Afwan ustadz, apa hukum membenci penguasa dalam hati?

Bagaimana sikap kita terhadap penguasa yang tidak berhukum dengan hukum Allah Subhanahu […]

Apakah terlarang ghibah pada ulama sururyyin, halabiyyin dan golongan yang menyimpang?

Bolehkah mencela keburukan penguasa yang kafir?

Kirim Pertanyaan

Kirim via WhatsApp