Kumpulan Audio Tanya-Jawab Asatidzah Ahlussunnah wal Jama'ah ~

IKUT IMAM YANG MUJTAHID (bukan muqollid) MESKIPUN MENURUT KITA ITU SALAH

Pertanyaan

Ana pernah membaca Syaikh Ibnu Utsaimin rohimahulloh bahwa apabila qunut subuh walaupun ma’mum tidak meyakini adanya qunut subuh maka wajib bagi ma’mum untuk ikut qunut subuh. Apakah pernyataan ini benar?

Jawaban


Unduh Audio (162x diputar)

Pemateri

Bagikan

Audio Terkait

Saya ingin bertanya tentang hukum menjual dengan sistem mencicil, contoh kalau di […]

Bagaimana hukum menggunakan obat atau mengoleskan minyak tertentu untuk menumbuhkan jenggot?

Afwan Ustadz, Apabila kita berencana untuk melaksanakan ibadah haji atau umroh, apakah […]

Bagaimana menyikapi sebagian orang awam yang berpendapat bahwa aqiqah dan khitan bagi […]

Di tempat ana ada 2 panitia qurban, dari RT orang umum, kedua […]

Apa hukum al-qoza’ dan bagaimana bentuk yang dimaksud dengan al-qoza’ ?

Apakah shalat sunnah rawatib (sunnah qobliyah, ba’diyah) dikerjakan dirumah merupakan sunnatul huda?

Mohon nasehat untuk bagi ikhwan da’i yang sering ketinggalan shalat berjama’ah karena […]

Rumah ana ditengah sawah, kalau sehabis hujan jalanan sangat becek. Apakah boleh […]

Apakah termasuk terkena fitnah dunia ketika bekerja keras untuk membayar hutang yang […]

Audio Terbaru

Bagaimana cara berinteraksi dengan tetangga atau lingkungan sebagai seorang istri atau wanita, […]

Apa hukum mengadakan program sekolah atau kejar paket A, B, atau C […]

Terkait program pemerintah yaitu PIN (Pekan Imunisasi Nasional) apakah kita harus mentaati […]

Apakah di Indonesia ada Ulama ?

Min fadhlikum. Apakah keharoman memandang lawan jenis ini dikecualikan dan menjadi boleh […]

Apakah beladiri tenaga dalam atau amalan misal asmaul husna untuk mengusir jin, […]

Apakah salafy itu mengakui ijazah formal standar nasional? Pondok salafy manakah yang […]

Ustadz tolong jelaskan apakah salafy imitasi itu ahlul bid’ah atau salafy fasiq?

Bagaimana mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah wa rohmah?

Kapan Indonesia menjadi negeri tauhid?

Kirim Pertanyaan

Kirim via WhatsApp