Kumpulan Audio Tanya-Jawab Asatidzah Ahlussunnah wal Jama'ah ~

Bolehkah mengembalikan pemberian saudara kita berupa makanan aqiqahan dengan alasan ada yang lebih berhak? Sementara pemberian tersebut datang dari tetangga dekat.

Pertanyaan

Bolehkah mengembalikan pemberian saudara kita berupa makanan aqiqahan dengan alasan ada yang lebih berhak? Sementara pemberian tersebut datang dari tetangga dekat.

Jawaban


Unduh Audio (64x diputar)

Pemateri

Bagikan

Audio Terkait

Apakah ta’awun dalam bentuk uang yang dilakukan rutin tiap bulan dari pelajar […]

Bolehkah membagikan nasi dus atau yang lainnya makanan kepada masyarakat ditengah kita […]

Bagaimana sikap kita menghadapi fitnah komunis?

Bagaimana nasehat antum terhadap orang tua yang suka marah kepada anaknya!

Bolehkah seorang akhwat menolak ajakan menikah dari seorang ikhwan yang shalih dengan […]

Jika suami tidak berpuasa sedangkan seorang istri telah mengetahui haromnya menyediakan makanan […]

Bagaimana dengan urusan teknologi agar kita tidak kalah dengan orang-orang kafir, karena […]

Setelah mengetahui pembahasan fitnah dunia dan wanita dari Ustadz, apa nasehat antum […]

Bagaimana hukumnya shalat jum’at ?

Mohon nasehatnya untuk para pengurus di pondok terkadang berat dihati kami karena […]

Audio Terbaru

Bagaimana jika seorang yang mengumpulkan harta untuk melaksanakan ibadah haji, namun dalam […]

Apakah terjatuh dosa kepada kami jika ada saudara kami yang sudah kami […]

Mohon terangkan tentang surat yasin ayat ke 82? إِنَّمَا أَمْرُهُ إِذَا أَرَادَ […]

Sikap muwazanah apa termasuk sikap yang hikmah?

Bagaimana hukumnya mencintai saudaranya atau sahabatnya sesama muslim dengan penuh kasih sayang […]

Bagaimana hukumnya kita sholat dibelakang orang-orang yang jelas-jelas menyerukan kepada perkara kebid’ahan?

Apakah dibenarkan membela orang yang sesat dengan dalil -dia telah mengislamkan banyak […]

Apakah termasuk sikap hikmah atas nama tawadhu’ kemudian diam terhadap kemunkaran ? […]

Apakah seorang wanita yang sudah kenal dakwah, bercadar, tapi kalau mendengar kajian […]

Apakah benar musibah-musibah yang kita terima terus menerus itu tanda sebelumnya kita […]

Kirim Pertanyaan

Kirim via WhatsApp