Kumpulan Audio Tanya-Jawab Asatidzah Ahlussunnah wal Jama'ah ~

Apakah benar Syaikh Muqbil membolehkan menikahkan orang yang sudah hamil? Sebagaimana pernah kami dengar dari seorang dai murid beliau.

Pertanyaan

Apakah benar Syaikh Muqbil membolehkan menikahkan orang yang sudah hamil? Sebagaimana pernah kami dengar dari seorang dai murid beliau.

Jawaban


Unduh Audio (58x diputar)

Pemateri

Bagikan

Audio Terkait

Meminjam uang untuk modal usaha dari bank apakah termasuk riba?

Bagaimana dengan istri yang membangkang kepada sunnah Rasul, yang mana berarti istri […]

Apakah shalat sunnah rawatib (sunnah qobliyah, ba’diyah) dikerjakan dirumah merupakan sunnatul huda?

Apakah disunnahkan untuk berwudlu atau mandi sebelum atau sesudah memandikan mayat?

Bolehkah membagikan nasi dus atau yang lainnya makanan kepada masyarakat ditengah kita […]

Jarak rumah dengan masjid ±1 km, namun terdengar adzan ketika masuk waktu […]

Apakah orang yang hidupnya cukup tetapi dia tidak kaya dan juga tidak […]

Apa hukum al-qoza’ dan bagaimana bentuk yang dimaksud dengan al-qoza’ ?

Jika saya sempat membaca separuh surat Al Fatihah apakah sholat saya mendapatkan […]

Jika imam mengucapkan -sami’allahu liman haamidah- apakah ma’mum juga mengucapkan -sami’allahu liman […]

Audio Terbaru

Sejauh manakah batasan anjing-anjing neraka? Apakah hanya yang memerangi dengan senjata atau […]

Afwan Ustadz, Apabila kita berencana untuk melaksanakan ibadah haji atau umroh, apakah […]

Bagaimana kalau punya orang tua yang sakit yang tidak bisa apa-apa, waktu […]

Apakah seorang yang bertato jika ingin bertaubat harus menghapus tato tersebut?

Bagaimana jika seorang yang mengumpulkan harta untuk melaksanakan ibadah haji, namun dalam […]

Apakah terjatuh dosa kepada kami jika ada saudara kami yang sudah kami […]

Mohon terangkan tentang surat yasin ayat ke 82? إِنَّمَا أَمْرُهُ إِذَا أَرَادَ […]

Sikap muwazanah apa termasuk sikap yang hikmah?

Bagaimana hukumnya mencintai saudaranya atau sahabatnya sesama muslim dengan penuh kasih sayang […]

Bagaimana hukumnya kita sholat dibelakang orang-orang yang jelas-jelas menyerukan kepada perkara kebid’ahan?

Kirim Pertanyaan

Kirim via WhatsApp